Jumat, 19 Oktober 2012

pendahuluan


Pendahuluan
Di era globalisasi ini terdapat berbagai jenis barang dan jasa dengan berbagai macam kualitas tinggi saling bersaing di pasar Indonesia. Di tambah lagi dengan keadaan masyarakat Indonesia yang sangat konsumtif terhadap berbagai macam barang, baik barang primer maupun barang sekunder lainnya. Dengan adanya sifat konsumtif tersebut, maka besarnya jumlah konsumen yang dimilki pasar Indonesia sangatlah melimpah.
Di samping itu, seharusnya para produsenpun berkewajiban untuk bisa memahami keinginan konsumen, mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh konsumen, apa saja selera konsumen saat ini, dan bagaimana konsumen mengambil keputusan untuk memilih produk mana yang terbaik untuk ia pakai. Sehingga produsen dapat memproduksi barang dan jasa sesuai dengan kebutuhan para konsumen, disamping itu para produsen harus tahu bagaimana perilaku para konsumen dalam mengkonsumsi suatu produk.
1)      Perilaku Konsumen
Perilaku konsumen adalah proses dan aktivitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan, serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.
Perilaku konsumen menurut para ahli
-          Schiffman dan Kanuk (1994) mengartikan perilaku konsumen sebagai perilaku yang diperlihatkan konsumen dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan menghabiskan produk dan jasa yang mereka harapkan akan memuaskan kebutuhan mereka.
-          Engel, Blackwell, dan Miniard (1993) mendefinisikan perilaku konsumen sebagai tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk dan jasa, termasuk proses keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan ini.
2)      Pemikiran yang benar tentang konsumen
Konsumen adalah seseorang atau sekelompok orang yang mempunyai suatu keinginan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dengan cara mengkonsumsi berbagai macam barang yang di produksi oleh produsen. Pemikiran yang benar tentang konsumen ada tiga yaitu :
1.      Kepentingan pemasaran, pemasar wajib memahami keragaman dan kesamaan konsumen agar mereka mampu memasarkan produknya dengan baik melalui strategi pemasaran yang tepat.
2.      Kepentingan pendidikan dan perlindungan konsumen. Hal ini dimaksudkan untuk membantu konsumen memilih produk dan jasa dengan benar, terhindar dari penipuan, serta menjadi konsumen yang bijaksana.
3.      Untuk perumusan kebijakan masyarakat dan undang-undang perlindungan konsumen.
Proses keputusan konsumen dalam membeli dan mengkonsumsi produk dan jasa dipengaruhi oleh 3 faktor utama, yaitu kegiatan pemasaran yang dilakukan oleh produsen dan lembaga lainnya, faktor perbedaan individu konsumen, serta faktor lingkungan konsumen. Proses keputusan konsumen terdiri atas tahap pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan kepuasan konsumen. Pemahaman terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen akan memberikan manfaat pengetahuan bagi pemasar dalam menyusun strategi dan komunikasi pemasaran yang lebih baik.
3)      Penelitian konsumen sebagai suatu bidang yang dinamis
Terdapat tiga pendekatan utama dalam meneliti perilaku konsumen.
-          Pendekatan pertama adalah pendekatan interpretif.  Pendekatan ini menggali secara mendalam perilaku konsumsi dan hal yang mendasarinya. Studi dilakukan dengan melalui wawancara panjang dan focus group discussion untuk memahami apa makna sebuah produk dan jasa bagi konsumen dan apa yang dirasakan dan dialami konsumen ketika membeli dan menggunakannya.
-          Pendekatan kedua adalah pendekatan tradisional yang didasari pada teori dan metode dari ilmu psikologi kognitif, sosial, dan behaviorial serta dari ilmu sosiologi. Pendekatan ini bertujuan mengembangkan teori dan metode untuk menjelaskan perliku dan pembuatan keputusan konsumen. Studi dilakukan melalui eksperimen dan survey untuk menguji coba teori dan mencari pemahaman tentang bagaimana seorang konsumen memproses informasi, membuat keputusan, serta pengaruh lingkungan sosial terhadap perilaku konsumen.
-          Pendekatan ketiga disebut sebagai sains marketing yang didasari pada teori dan metode dari ilmu ekonomi dan statistika. Pendekatan ini dilakukan dengan mengembangkan dan menguji coba model matematika berdasarkan hirarki kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow untuk memprediksi pengaruh strategi marketing terhadap pilihan dan pola konsumsi, yang dikenal dengan sebutan moving rate analysis.
Ketiga pendekatan sama-sama memiliki nilai dan tinggi dan memberikan pemahaman atas perilaku konsumen dan strategi marketing dari sudut pandang dan tingkatan analisis yang berbeda. Sebuah perusahaan dapat saja menggunakan salah satu atau seluruh pendekatan, tergantung permasalahan yang dihadapi perusahaan tersebut.
SUMBER :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar