Rabu, 22 Desember 2010

Bencana Alam dan Faktor Penyebabnya

Bencana alam sering melanda negeri kita ini, bencana pun sering tiba-tiba, kapan pun bisa selalu mengancam kita semua. Indonesia sering terjadi bencana alam karena negara Indonesia terletak di antara dua samudera dan dua benua. Pada daerah transform fault aktivitas gempa bumi banyak terjadi akibat pergeseran kerak bumi yang berlangsung secara terus menerus sehingga lempeng kerak bumi terpecah – pecah.                        

Karena lempeng-lempeng itu ada diatas lapisan cair, panas, dan plastis( astenosfer) maka lempeng-lempeng menjadi dapat bergerak secara tidak beraturan sehingga dapat terjadi tabrakan antara dua lempeng tersebut dan salah satu lempeng itu akan menusuk bagian bawah lempeng yang lain. Daerah perbatasan kedua lempeng yang bertabrakan itu menjadi tempat terbentuknya gunung dan pegunungan.   Bencana alam pun bisa terjadi karena adanya. Bentuk – bentuk kerusakan lingkungan hidup disebabkan oleh faktor alam,faktor manusia atau gabungan antara faktor kedua tersebut.
   
1.  Kerusakan yang diakibatkan oleh faktor alam :
  1. Gunung meletus
Gunung meletus (erupsi) adalah aktivitas gunung berapi yang mengeluarkan material      berupa bahan padat, cair, dan gas dari dapur magma ke permukaan bumi. Ketika gunung berapi meletus, gunung berapi juga mengeluarkan gas–gas seperti gas belerang(solfatar), gas asam arang atau gas beracun ( mofet / CO2), gas uap air (fumarol / H2O) ,dan awan pijar yang sangat panas. Beberapa bentuk kerusakan yang ditimbulkan oleh gunung meletus antara lain:
1.      Mengakibatkan kekurangan sumber air bersih karena tercemar oleh debu dan Lumpur
2.      Menimbulkan kebakaranhutan dan tumbuhan disekitarnya
3.      Menimbulkan banyak korban manusia, hewan, dan tumbuhan
4.      Menimbulkan polusi udara dan jarak pandang penerbangan
5.      Mengakibatkan kerusakan lahan pertanian dan area pemukiman akibat banjir lahar panas dan lahar dingin
6.      Kerusakan lingkungan akibat gempa bumi vulkanik.   

         b. Gempa bumi
Gempa bumi adalah getaran atau pergerakan lapisan akibat tenaga dalam bumi, yang dapat berupa gempa vulkanik, tektonik dan gempa runtuhan (terban). Beberapa bentuk kerusakan akibat gempa bumi :
1.      Runtuhnya rumah, gedung-gedung, jembatan, dan terputusnya jalan raya.
2.      Rusaknya sarana dan prasarana, kegitan ekonomimasyarakat dan kegiatan ekonomi
3.      Rusak serta hancurnya areal pertanian, perkebunan, dan perikanan
4.      Timbulnya kebocoran atau jebolnya tanggul yang dapat mengakibatkan banjir
5.      Munculnya bencana kebakaran setelah gempa.   

c. Kemarau panjang
Kemarau panjang adalah suatu penyimpangan iklim/musim yang menimpa suatu daerah sehingga mengakibatkan waktu musim kemarau lebih lama dari semestinya.  Kemarau panjang dapat menimbulkan kerusakan sumber daya lingkungan hidup seperti berikut :
1.      Sumur dan sumber air menjadi kering
2.      Hutan terbakar akibat kekeringan
3.      Sungai, danau, dan areal pertanian menjadi kering
4.      Gagal panen bagi petani sawah tadah hujan akibat kekeringan
5.      Tumbuhan dan padang rumput banyak yang mati sehingga mengancam usaha pertanian.

 d. Tanah longsor
           Tanah longsor secara alami adalah suatu gerakan atau rayapan tanah dari suatu tempat  ke tempat lainnya dengan volume yang besar sebagai akibat perubahan gaya atau goncangan gempa. Tanah longsor dapat menimbulkan kerusakan diantaranya :
  1. Rusaknya areal pertanian dan perkebunan
  2. Terputusnya jalan raya, sungai , dan jembatan
  3. Dangkalnya danau dan jebolnya tanggul
  4. terputusnya jaringan listrik dan instalasi air minum.
e. Banjir karena faktor alam
             Banjir adalah peristiwa terbenamnya daratan yang biasanya kering oleh air yang berasal dari sumber-sumber air yang ada disekitarnya seperti meluapnya air sungai ke lingkungan sekitar akibat curah hujan yang tinggi. Banjir dapat menimbulkan kerusakan lingkungan hidup :
  1. Rusaknya areal pemukiman penduduk
  2. Sulitnya mendapatkan air bersih
  3. Rusaknya sarana dan prasarana penduduk
  4. Rusaknya areal pertanian dan perkebunan serta peternakan
  5. Rusaknya jaringan transportasi,instalasi air minum, dan jaringan telekomunikasi.
  

2. Kerusakan Lingkungan Karena Faktor Manusia
        Kerusakan lingkungan hidup yang mengancam kelangsungan dan kelestariaan hayati sebagian besar disebabkan oleh factor kecerobohan manusia. Banyak manusia yang sangat serakah akan hasil alam yang sangat melimpah dibumi ini, sehingga banyak oknum jahat dan tangan-tangan jail yang tidak bertanggung jawab akan lingkungan alam, karena tidak bertanggung jawab akan perbuatannya,maka lingkungan alam kita sekarang ini menjadi rusak dan banyak makan korban akibat perbuatan yang tidak terpuji ini,seharusnya kita sebagai khalifah di muka bumi ini harus menjaga dengan baik titipan dari Allah SWT bukan malah merusaknya begitu saja dan tidak bertanggung jawab sehingga dapat merusak lingkungan alam yang ada di bumi ini.      

Beberapa bentuk kerusakan lingkungan hidup karena faktor manusia :
  1. Lahan kritis
         Lahan kritis adalah suatu lahan yang tandus karena unsur hara atau kesuburannya sangat sedikit bahkan sudah hilang sama sekali.
Contoh terjadinya lahan kritis akibat aktivitas manusia :
  1. lahan kritis karena pengaruh limbah industri
  2. lahan kritis karena penebangan hutan secara liar
  3. lahan kritis karena pengambilan hasil tambang yang berlebihan
  4. lahan kritis karena system lading berpindah dengan cara membakar hutan
  5. lahan kritis karena fungsi tanah yang tidak tepat.
  1. Banjir
                Selain faktor alam,terjadinya banjir dapat dipicu oleh aktivitas manusia :            
    1. penggundulan hutan secara besar-besaran
    2. membuang sampah disembarang tempat sehingga aliran permukaan dari hujan tidak lancer
    3. munculnya bangunan liar didaerah aliran sungai dan bantaran sungai
    4. akibat perubahan fungsi rawa-rawa yang semula penampungan air kini menjadi pemukiman penduduk
    5. sistem hutan bakau yang rusak karena ditebang oleh manusia.
  1. Pencemaran
Pencemaran atau polusi adalah berubahnya keadaan alam karena unsur-unsur tertentu sehingga menimbulkan gangguan terhadap kualitas lingkungan hidup bahkan merusak ekosistem. Ada beberapa jenis pencemaran yaitu :
    1. pencemaran udara
    2. pencemaran suara
    3. pencemaran air
    4. pencemaran tanah
  1. Degradasi lingkungan
           Degradasi lingkungan adalah kerusakan lingkungan atas penurunan kualitas lingkungan sebagai akibat pengambilan dan pemanfaatan sumber daya alam secara berlabihan dan di luar ambang batas. Bentuk degradasi lingkungan yang diskibatkan oleh manusia :
    1. abrasi pantai akibat penebangan hutan bakau secara liar
    2. penambangan pasir dan batu serta penimbunan liar yang tak terkendali
    3. instrusi air laut kedaratan sebagai akibat pengambilan air tanah secara berlebihan
    4. kerusakan terumbu karang akibat penangkapan ikan dengan bahan peledak
    5. kerusakan lingkungan pantai akibat reklamasi pantai yang tidak di ikuti dengan perhitungan kelestarian alam.

Sumber : IPS terpadu, Tim Abdi Guru, penerbit Erlangga, halaman 82-88.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar